Kordiv SDMO Jadi Narasumber di "Selasa Menyapa" Bawaslu Kalbar
|
Putussibau, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas Hulu. – Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Pendidikan dan Pelatihan (SDMO & Diklat) Bawaslu Kabupaten Kapuas Hulu, Khairu Amru Mujahiddin hadir sebagai narasumber dalam program unggulan "Selasa Menyapa" yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat secara virtual, pada hari Selasa, (28/4/2026).
Dalam edisi kali ini, diskusi mengangkat tema yang sangat krusial dalam tahapan pemilu: "Mitigasi Kerawanan Rekrutmen KPPS dan Strategi Pengawasannya."
Sebagai narasumber, Amru memaparkan bahwa proses pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memiliki tantangan tersendiri, terutama di wilayah geografis seperti Kapuas Hulu. Beliau menggarisbawahi beberapa titik rawan yang wajib diwaspadai, antara lain:
Netralitas Calon Anggota: Adanya potensi titipan dari peserta pemilu atau keterlibatan aktif dalam partai politik yang belum terdeteksi di SIPOL.
Syarat Administrasi: Validitas ijazah, batasan usia, serta kondisi kesehatan calon anggota KPPS.
Integritas Penyelenggara: Potensi adanya calon yang sudah menjabat lebih dari dua periode (jika aturan membatasi) atau adanya hubungan kekeluargaan sesama penyelenggara.
Menghadapi potensi tersebut, Bawaslu Kapuas Hulu telah menyiapkan strategi pengawasan yang komprehensif. Kordiv SDMO menjelaskan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di tingkat Kabupaten, tetapi diperketat hingga level Desa oleh Pengawas Kelurahan/Desa (PKD).
"Strategi kita adalah Pencegahan di Hulu. Kami menginstruksikan jajaran Panwascam dan PKD untuk melakukan tracking rekam jejak setiap calon anggota KPPS. Kita ingin memastikan mereka yang terpilih adalah orang-orang yang memiliki integritas tinggi dan bebas dari kepentingan politik manapun," tegas Amru dalam forum tersebut.
Selain pengawasan teknis, Bawaslu juga mendorong partisipasi masyarakat untuk memberikan tanggapan dan masukan terhadap calon anggota KPPS yang diumumkan oleh KPU. Program "Selasa Menyapa" ini sendiri menjadi sarana edukasi bagi publik agar ikut mengawasi proses rekrutmen tersebut.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab mengenai kendala lapangan dan solusi hukum dalam menangani temuan saat rekrutmen berlangsung.
Dengan adanya pemaparan ini, diharapkan pengawasan rekrutmen ad hoc di tingkat bawah dapat berjalan lebih maksimal, sehingga menghasilkan penyelenggara yang mampu menjaga kemurnian suara rakyat di TPS nanti.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Kapuas Hulu