ANTISIPASI SERANGAN FAJAR, INI LANGKAH YANG DILAKUKAN BAWASLU KAPUAS HULU
|
Sehubungan dengan terungkapnya kasus korupsi yang mencuat ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kurang lebih 400 amplop yang berisikan uang pecahan sebesar Rp 20.000 dan Rp 50.000 telah menjadi pemicu kuat bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) dari pusat hingga daerah dalam memperketat tugas dan fungsi pengawasan tidak terkecuali BAWASLU Kapuas Hulu. Dalam penyelenggaraan Pemilu, memang kerap terjadi serangan fajar yang dilakukan oleh peserta pemilu .
\n\n\n\nKetua Bawaslu Kapuas Hulu, Musta'an, menjelaskan bahwa bentuk-bentuk serangan fajar memang menjadi salah satu fokus pengawasan pihaknya. Ia menegaskan sudah ada beberapa langkah yang dipersiapkan untuk mencegah dan menindak tindakan money politik atau serangan fajar dari oknum tertentu. Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah patroli mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa dusun hingga tempat pemungutan suara nanti. Ini akan kami lakukan seminggu sebelum pemilu hingga saat hari pencoblosan," tegas Musta'an, Senin (1/4).
\n\n\n\n
\n\n\n\nPada pertemuan lain di kegiatan Rapat Koordinasi Penanganan Pelanggaran dalam rangka Pileg dan Pilpres Tahun 2019 di Aula Hotel Mitra Sentosa Jl. K.S. Tubun Putussibau Utara , Haidir selaku anggota juga mengungkapkan hal yang serupa , haidir menyatakan " Kami akan memperkuat patroli pengawasan untuk menghindari money politic dari para peserta pemilu." Jum'at (30/3) . Ia juga memohon kerjasamanya dari para caleg yang hadir apabila menemukan indikasi money politic agar dapat segera melaporkan ke Bawaslu Kapuas Hulu.(humas)
\n"