Ajak Millenial Kawal Pemilu Tahun 2024 Bawaslu Gelar Dialog Interaktif
|
Putussibau--Puluhan pelajar dan Mahasiswa se Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (1/10) malam antusias mengikuti kegiatan rakor peran millenial terhadap pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024. yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas Hulu, di Rainbow Kafe.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan konsep Kopdar tersebut melibatkan kalangan Mahasiswa dan Pelajar serta Alumni Sekolah Kader Pengawas Pemilu (SKPP). Musta'an Ketua Bawaslu Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan, kegiatan seperti ini sudah lama dirancang dalam upaya memperkuat peran pengawasan, khususnya kaum millenial yang memiliki peran yang sangat strategis.
"Kegiatan partisipatif ini kedepannya akan kita perbanyak. Selain itu peran aktif millenial dalam memahami setiap regulasi tentang kepemiluan sangat kami harapkan, guna membantu Bawaslu dalam upaya pengawasan dan pencegahan terhadap pelanggaran pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 mendatang,"tutur Musta'an, saat membuka kegiatan yang berlangsung meriah itu.
Hadir pada kesempatan tersebut Faizal Riza yang juga selaku Kordiv Pencegahan dan Parmas Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat menyampikan penting nya peran millenial dalam upaya pencegahan pada era digitalisasi seperti ini sangat mempengaruhi pola hubungan kerja Bawaslu terutama dalam upaya pencegahan pemberitaan hoax.
Ditegaskan lagi, millenial juga punya andil yang besar dalam berita-berita positif, terutama yang berkaitan dengan kepemiluan. Untuk itu pria yang akrab disapa ical mengharapkan kepada kaum millenial lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang aturan kepemiluan bersama Bawaslu, agar Pemilu kedepan berkualitas dan berintegritas.
"Kami juga mengharapkan peran millenial mampu menjawab sejumlah persoalan seperti interkonektivitas yang menghasilkan kegaduhan, kesenjangan digital, krisis nalar yang mempengaruhi kualitas demokrasi serta festival buzzer,"tutur mantan Aktivis 98 ini.
Lebih lanjut pria yang pernah aktiv disejumlah organisasi ini berharap, millenial mampu memgambil peran dalam ruang digital. "Generasi Y ini, hendaknya tidak menyebarkan berita hoax. Akan tetapi, memenuhi ruang digital dengan isu produktif, mengawasi, mendeteksi, melaporkan hoax dan ujaran kebencian lainnya," ungkap pria yang akrab disapa Ical ini. (Che/humas)